Pemilihan OSIS (diakronimkan menjadi Pemilos) SMK Negeri 3 Kendal digelar pada hari Selasa, 16 September 2025 di depan Hall Gedung Tefa Unity (lebih dikenal sebagai Gedung PK [Pusat Keunggulan]). 

Frasa pemilihan OSIS dirujuk kepada pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS di periode berikutnya. Pemilihan ini adalah salah satu contoh bentuk penyampaian hak dan aspirasi kita, yaitu kita memilih salah satu kandidat ketua dan wakil ketua OSIS untuk menjalankan program kerja pada periode berikutnya. Pemilos menjadi miniatur pemilu di sekolah. 

Aktivitas Pemilos secara tak langsung mempunyai relasi dengan wujud demokrasi. Demokrasi secara etimologi berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yakni demos (rakyat), dan kratos (kekuasaan/pemerintahan). Maka demokrasi secara sederhana artinya ‘pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat’. 

Indonesia sebagai negara demokrasi, rakyat mempunyai hak menentukan politik, misalnya pemilu, musyawarah, atau pengawasan terhadap pemerintah. Maka dari itu, negara demokrasi mempunyai ciri-ciri unik:

kebebasan menyampaikan pendapat,

mempunyai kesetaraan derajat (hak politik) bagi semua warga,

pemilihan umum yang dilakukan dengan berkala, jujur, dan adil, serta

pemerintah dijalankan berdasarkan hukum dan konstitusi yang berlaku.

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMK Negeri 3 Kendal berjalan sesuai dengan jujur dan adil. Hal ini dapat dikatakan wujud demokrasi, karena

siswa-siswi dan guru berperan sebagai pemilih (kandidat ketua/wakil ketua OSIS tidak ditunjuk oleh guru),

para murid memiliki hak dan derajat yang sama tanpa memandang status (gender, usia, bentuk badan),

setiap suara memiliki prinsip yang sama (prinsip satu orang satu suara), 

dilakukan secara tertib dan terjadwal, serta 

hasil dominasi “suara” menentukan kandidat yang akan terpilih.

Banyak sekolah di Indonesia yang telah menerapkan metode (pemilihan umum) ini sebagai satu-satunya metode yang paling efektif karena tidak memihak, dan juga begitu mencerminkan negara Indonesia yang demokratis. Umumnya, acara ini dilaksanakan pada bulan Agustus—Oktober.

Wujud demokrasi ini amat penting karena hal ini dapat menjadi pembelajaran demokrasi bagi siswa, juga melatih praktik demokrasi sejak dini, belajar tanggung jawab atas pilihan, dan menumbuhkan rasa sportif serta menghargai perbedaan.

Sesuai dengan tujuan-tujuan positif di atas, SMK Negeri 3 Kendal memilih sistem pemilihan umum dengan prinisp satu-orang, satu-suara yang digelar dengan khidmat (Selasa, 16 September 2025). Kala itu, jadwal Pemilos bertumbukan dengan acara PHBI (peringatan hari besar Islam), yakni peringatan Maulidurasul 1447 Hijriah. Namun, acara ini tetap berjalan secara tertib dan teratur. Hari itu juga adalah hari duka karena kami mendapati kehilangan satu saudara dari kelas X PPLG 3, yaitu Sonesa Satya Pratama yang telah berpulang kepada Yang Maha Esa pada hari Selasa pukul 01:30 (dini hari). Acara resmi terpotong oleh doa bersama untuk Sonesa—semua pelajar (diestimasikan lebih dari 1.460 pelajar) turut berdukacita atas kemangkatannya.

Adapun tahapan atau tata cara dalam menyuarakan pilihan, yaitu caranya sama seperti ketika pemilu. Yakni tahap-tahapnya sebagai berikut.

Pemilih datang ke TPS untuk apel pagi prapemilihan.

Pemilih menunggu antrean hingga kelasnya dipangil.

Pemilih melakukan pengelisan presensi sesuai kelasnya.

Pemilih akan mendapatkan satu lembar kertas suara

Pemilih menuju bilik suara untuk melakukan pencoblosan.

Pemilih memasukkan kertas suara ke dalam kotak suara.

Pemilih mencelupkan salah satu jari (biasanya jari kelingking tangan kiri), sebagai bukti telah memberikan suara.

Terdapat tiga paslon (pasangan calon) pada Pemilos 2025 ini, yang semua paslonnya merupakan orang-orang ulung dengan ihwal kepemimpinan. Dibuktikan dengan debatnya senantu yang panas di ruang Normada. Semua paslon bukanlah sedang berdebat kusir, tetapi para paslon berdebat sungguh semata-mata hanya untuk memberikan amanah (kepercayaan) bagi pemilih-pemiihnya. Ketiga paslon itu adalah sebagai berikut.

Paslon 1: Ketua oleh Tangguh Omar Sadam (XI TKJ 1); wakil oleh Gilang Romadhon (X PPLG 2).

Paslon 2: Ketua oleh Guntur Dwi Pratama (XI TKR 3); wakil oleh Satria Finza Pratama (X PPLG 3).

Paslon 3: Ketua oleh Dani Saputra (X TEI 2); wakil oleh Yodha Radinka Setiawan (X TO 1).

Dengan pelajar yang berjumlah lebih dari 1.460 dari masing-masing rombelnya (rombongan belajar), SMK Negeri 3 Kendal menyediakan dua puluh bilik suara. Banyaknya bilik suara itu ditujukan untuk mencapai keefisiensian karena diketahui perbandingan antara bilik suara dengan jumlah siswa masih terlampau jauh. Walau begitu, Pemilos tetap berjalan sesuai dengan jadwalnya dan tepat waktu.

Acara Pemilos berjalan mulai dari pukul 07:45 hingga puncaknya pada pukul 09:15 WIB. Kelas pertama yang terpanggil untuk menyampaikan suaranya terdepan adalah kelas XII TO 3, dan yang terakhir adalah X TKI 2. Semua pemilih berbaris dengan rapi di sekitar area pemungutan. Rapi. Tertib. Ketiga paslon juga dikumpulkan di depan area Pemilos, di mana semua pemilih dapat melihat langsung paslon-paslonnya. Namun, di balik kesibukan yang amat padat itu, anggota OSIS maupun calon anggota OSIS terpilih, dan juga perwakilan kelas menyisihkan waktunya untuk ikut andil dalam menghitung hasil dari pungutan suara yang telah terkumpul sebelumnya. 

Setelah penghitungan suara yang bertahap dan memakan waktu berjam-jam, akhirnya OSIS berhasil mengumukan hasil pungutan suara. “Suara” didominasi oleh

Paslon 3 dengan 890-an lebih “suara”,

Paslon 1 dengan 220-an lebih “suara”, dan

Paslon 2 dengan 100-an lebih “suara”.

Sesuai dengan kriteria di atas, maka Paslon 3 adalah yang terpilih untuk melanjutkan jabatan dalam menjalankan program kerja di periode berikutnya, yakni ketua oleh Dani Saputra kelas X TEI 2; wakil oleh Yodha Radinka Setiawan kelas X TO 1. Selamat atas terpilihnya Paslon 3.

“Semoga dapat mengemban amanah dan membawa OSIS SMKN 3 Kendal lebih maju.” harapan kami.

Pemilos yang telah terlaksana kemarin menunjukkan bahwa semangat demokrasi dapat tumbuh sejak dini di lingkungan sekolahan. Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari seluruh siswa. Melalui hal ini, para murid tak hanya belajar tetan memilih pemimpin, tetapi juga melatih untuk bertanggung jawab atas pilihan mereka.

Diharapkan, ketua dan wakil ketua OSIS terpilih mampu untuk memberikan amanah dengan baik, membawa program-program yang bermanfaat, serta menjadi teladan positif bagi seluruh siswa. Semoga dengan kepengurusan baru ini, OSIS SMK Negeri 3 Kendal akan semakin maju, kreatif, dan mampu mewadahi bakat serta aspirasi seluruh warga sekolah.


Penulis : Dewa Syailendra Ajie Putra

Kelas : X PPLG 3