Meriah dan Memukau: Peringatan Maulid Nabi Skanega 2025
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad 1447 H, SMK Negeri 3 Kendal menggelar acara penuh makna pada hari Selasa, 16 September 2025 di lapangan utama sekolahan.
Detail berita
Nabi Muhammad saw. adalah nabi serta rasul kita nan terakhir di pendeknya umur zaman ini. Syafaatnya benar-benar kita nantikan dan butuhkan di yaumulakhir nanti. Maka, seyogianya kita sebagai umatnya andil dalam memeriahkan hari kelahiran beliau, yaitu pada 12 Rabiulawal Tahun Gajah (570 Masehi) di kota Mekah.
Maulidurasul adalah hari lahir Rasul untuk Nabi Muhammad saw. Kendati begitu, warga Indonesia justru dominan akrab dengan istilah maulid atau maulid nabi—konotasinya sama: memperingati kelahiran Nabi Muhammad saw.
Tujuan peringatan Maulid Nabi, bukan merayakan kelahiran Nabi Muhammad saw. semata, melainkan sebagai sarana untuk mengenal lebih dekat; siapakah beliau agar kita dapat lebih mendalam dalam mengamalkan sunah-sunahnya dan meneladani akhlaknya. Tak hanya itu, dalam kegiatan Peringatan Maulidurasul, kita juga dapat mempererat tali persaudaraan antarumat Islam, serta memupuk rasa cinta pada Rasulullah.
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad 1447 H, SMK Negeri 3 Kendal menggelar acara penuh makna pada hari Selasa, 16 September 2025 di lapangan utama sekolah pada pukul 09:15—11:45 WIB. Hari itu, memanglah tidak bertepatan dengan 12 Rabiulawal 1447 Hijriah, tetapi masih dalam suasana yang sama.
Acara dibuka dengan (1) membacakan basmalah bersama, selanjutnya (2) membacakan asmaulhusna yang dipimpin oleh Dewa Syailendra Ajie Putra kelas X PPLG 3, (3) lantunan selawat-rebana dari grup hadrah Al-Ahbab SMKN 3 Kendal dengan lima vokalis utama, (4) pembacaan Al-Qur’an oleh Daniswara Basunjaya Setyawan kelas X PPLG 2, (5) sambutan-sambutan, (6) Mauizah Hasanah, (7) doa sekaligus penutup yang keseluruhannya diindahkan dengan khidmat.
Antusiasme hadirin dibuktikan dengan kehadiran dan/ atau keikutsertaannya dalam acara tersebut. Semua murid duduk di area utama; tak sedikit juga yang rela hingga memutari area lapangan utama demi mengikuti acara peringatan maulidurasul. Panggung utama berada di sebelah utara lapangan utama, dekorasinya sederhana, seperti penambahan pot-pot tanaman. Hal itu bukanlah menjadi faktor tidak meriah dan tidak terjalankannya acara penuh makna tersebut. Semua murid tetap antusias.
Acara Peringatan Maulidurasul SMK Negeri 3 Kendal dihadiri oleh keluarga besar satu SMK, mulai dari Bapak Kepala Sekolah—Abdul Malik Nugroho, para guru dan staf/ karyawan yang berjumlah lebih dari delapan puluh pegawai, dokumentalis dari Komunitas Perpustakaan SMK Negeri 3 Kendal (diperkirakan terdapat tujuh dokumentalis), dan seluruh murid SMK Negeri 3 Kendal yang diestimasikan jumlahnya lebih dari 1.460 pelajar dari masing-masing rombelnya (rombongan belajar).
Pastinya, dalam acara Peringatan Maulidurasul terdapat ceramah sekaligus pengajian umum yang diisi oleh Bapak K.H. Basyar Rohman, S.Hi., M.Si. Beliau menyampaikan sejarah singkat biodata Nabi Muhammad saw., mulai dari kelahirannya hingga kemangkatannya, masa kecil yang sahaja, perjuangan beliau dalam menyebarkan ajaran Islam, dan memersuasi kita untuk selalu berselawat kepadanya. Selain itu, beliau bersedekah dengan memberi sedikit rezeki kepada hadirin. Lebih lanjut dirinci empat sifat Nabi dan Rasul, yaitu sidik, amanah, tablig, fatanah yang sebelumnya telah disampaikan oleh Bapak Kepala Sekolah SMKN 3 Kendal, Abdul Malik Nugroho.
Kehadiran Kiai Basyar menyebabkan hadirin jauh lebih semangat ketimbang sebelumnya, beliau benar-benar mengimplementasikan akhlak Rasul di kehidupan sehari-harinya. Keasyikan beliau masih begitu bisa untuk disinkronkan dengan para murid—pengikut acara—yang berlabelkan generasi Z. Itu merupakan kemampuan yang luar biasa dari Kiai Basyar, bagaimana beliau dapat menyeimbangkan perbedaan generasi yang jauh sekali itu.
Peringatan Maulid Nabi di SMK Negeri 3 Kendal berlangsung dengan khidmat dan penuh dengan kobaran semangat. Melalui kegiatan ini, para murid tidak berhenti pada perayaan kelahiran Rasulullah, tetapi juga mendapatkan doktrin berharga tentang akhlak mulia beliau, mempererat kemampuan sosialisasi siswa-siswi, dan memupuk banyak rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
Harapannya, peringatan hari lahir Nabi Muhammad tidak hanya menjadi acara tahunan saja, tetapi juga menjadi momentum untuk semakin meneladani sikap jujur, juga bertanggung jawab, serta berjiwa kepemimpinan. Dengan begitu, siswa-siswi dapat tumbuh menjadi generasi—generasi Z—yang berakhlak mulia, berilmu tinggi, dan bermanfaat bagi siapa pun.
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya" (HR. Ahmad, Ath-Thabrani, Ad-Daruqutni).
*
Terharapkan bersama, di tengah gempuran perkataan “Gen Z minim; minus akhlak, sering bermalas-malasan”, semoga kita terhindar sejauh-jauhnya kemampuan pancaindra bekerja dari ungkapan “berbau” tersebut. Amin.
Penulis : Dewa Syailendra Ajie Putra
Kelas : X PPLG 3 (SMK Negeri 3 Kendal)


